Agen Judi Bola: Drama Baru Mourinho VS Conte Jelang Final Piala FA

Agen Judi Bola: Drama Baru Mourinho VS Conte Jelang Final Piala FA

Bukan rahasia lagi jika Jose Mourinho adalah manajer yang paling agresif, bahkan suka membuat konflik dengan pemain dan rekan manajer lainnya. Dicatat oleh Agen Judi Bola, menjelang final Piala FA, Manchester United kontra Chelsea, ini merupakan trofi terakhir yang mungkin didapatkan dua klub besar Inggris tersebut, dimana masing-masing belum membawa trofi kemenangan satu pun.

Baik Setan Merah atau The Blues, sudah pasti akan tampil habis-habis, bukan hanya pemain namun juga manajer. Ini jadi wujud tanggung jawab Mourinho dan Conte, pasalnya klub besar ini sudah mengecewakan fans mereka sepanjang musim.

Namun Mourinho dalam posisi lebih bagus, karena berhasil membawa Setan Merah di posisi runner up Premier League, sehingga tetap mengamankan tiket mereka bermain di Liga Champions musim mendatang.

Malang untuk Conte, musim lalu mendapatkan gelar Premier League, namun musim ini harus terdepak di posisi kelima dan sudah pasti gagal bermain di Liga Champions musim mendatang. Sudah pasti final Piala FA akan menyelamatkan namanya, jika Hazard dan kawan kawan berhasil mendapatkan trofi kemenangan.

The Spesial One (sebutan untuk Mourinho), tentu akan semakin gembira menyambut akhir musim jika berhasil mengalahkan Chelsea pada Sabtu (19/05/2018) di Wembley ini sudah pasti akan dinantikan, bahkan sama seperti final Liga Champions yang akan berlangsung di akhir Mei mendatang.

Kedua manajer ini memang sudah saling kritik pedas di media sejak awal musim lalu, pasalnya Chelsea berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor telak 4-0. Mourinho semakin mendidih saat melihat selebrasi yang dilakukan Conte, hal ini menjadi bulan-bulanan media bahkan saling sindir tetap terjadi antar keduanya.

Membalas apa yang dilakukan Mourinho, Conte mengkritik manajemen Setan Merah terlalu memanjakan sang manajer, bahkan mengatakan jika manajer asal Potugal tersebut terobsesi untuk kembali ke Stamford Bridge.

Tidak berakhir sampai disini, Mourinho juga mengejek Conte bergaya seperti badut di pinggir lapangan, bahkan membahas kembali masalah di Serie A yang membawa nama Juventus dan Conte saat menjadi manajer. Meskipun kasus terebut sudah di tutup dan membuktikan jika Conte tidak bersalah, merasa geram dengan tingkah manajer MU tersebut, Conte menyebut Mourinho laki-laki kecil dan penuh kepalsuan.

Keduanya tidak lagi berperang kritikan pedas di media, karena fokus pada klub yang semakin terpuruk, bahkan kedua klub besar tersebut di prediksi mendapatkan trofi Premier League yang kini sudah ada di tangan Manchester City dan berada di babak final Liga Champions. Namun sayangnya, final Liga Champions pada akhir Mei tersebut akan mempertemukan Real Madrid kontra Liverpool.

Jika Conte ingin menang Piala FA karena harus menyelamatkan muka dan posisi manajer di Chelsea, berbeda dengan Mourinho. Dirinya berambisi memberikan trofi Piala FA terbanyak untuk Manchester United. Pasalnya posisi sekarang di tempati oleh Arsenal dengan 13 trofi, berbeda selisih 1 kemenangan saja. Sehingga jika berhasil membawa trofi Piala FA, sudah dipastikan jumlah kemenangan ini akan sama dengan The Gunners